Penggunaan
Sarana Komputer Sudah Optimal?
Universitas
Airlangga, salah satu universitas terbaik kelima se-Indonesia. Semua pencapaian
tersebut tidak akan tercapai jika akademik dan fasilitasnya tidak terus
diperkembangkan. Universitas Airlangga atau sering dikenal dengan Unair
memiliki fasilitas yang dapat memenuhi kebutuhan mahasiswanya. Dilihat dari
sarana prasarana di Unair terutama persediaan komputer atau informasi belum
memadai terutama bagi mahasiswa yang tidak memiliki laptop atau komputer dalam
mengerjakan penugasan.
Fakultas
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga khususnya Departemen
Komunikasi memiliki berbagai fasilitas yang mendukung mahasiswanya untuk
berkembang dalam bidang komunikasi. Departemen komunikasi sendiri memiliki 9
divisi atau lebih dikenal dengan klub yakni, klub AV (Audio Visual), klub Coco (corat coret), klub SEO (event
organisation), klub Compor (olahraga), klub Pure (public relation), klub Rocs
(radio), klub Koma (media cetak), klub Peeping (analisis film), dan klub Commic
(fotografi). Beberapa klub memiliki fasilitas ruangan tersendiri di kampus
FISIP Unair. Ruangan tersebut dilengkapi alat-alat yang mendukung kegiatan dari
klub masing-masing.
Salah satunya
adalah klub Coco (corat-coret) yang memiliki sebuah ruangan khusus berisi komputer
sebagai penunjang kreatifitas mahasiswa dalam mendesign. Berbagai software
pendukung design gambar. Selain itu, beberapa komputer juga memiliki software
edit video. Sebut saja, photoshop dan
Premiere pro serta Lightroom dari Adobe menghiasi layar komputer saat menyala. Penggunaan internet
tidak dibatasi. Untuk jam operasional Coco dibuka setiap hari Senin - Jumat
dari pukul 07.00 – 16.00 WIB.
Peminjaman ruangan hanya
menggunakan Kartu Mahasiswa (KTM) diberikan kepada petugas yang menjaga.
Ruangan Coco hanya dapat digunakan oleh mahasiswa ilmu komunikasi.
Jika
dibandingkan dengan perpustakaan yang
dimiliki Unair sendiri, perpustakaan juga memiliki tempat atau ruang yang berisikan komputer sama halnya dengan ruangan
Coco. Ruangan tersebut dinamakan ruang elib perpustakaan menyediakan 27 komputer untuk digunakan oleh
mahasiswa. Namun, dapat digunakan untuk membuka e-library dan pendukung tugas seperti Microsoft Word, Power Point,
dan Microsof Excel. Pembatasan
internet diberlakukan guna melindungi sistem komputer tersebut dan mahasiswa
tidak menyalahgunakan penggunaan internet. Layanan internet yang terdapat dalam komputer
perpustakaan yakni OPAC (Online public
Acces Catalogue), ADLN (Airlangga
Digital Library Network), dan Online
Journal. Untuk jam operasional perpustakan setiap hari Senin – Jumat dari
pukul 08.00 – 22.00 WIB dan hari Sabtu pukul 08.00 – 16.00 WIB.
Dyana (20),
salah satu mahasiswa ilmu komunikasi
semester 5 (lima) berpendapat bahwa penggunaan komputer pada ruangan Coco lebih
nyaman, penggunaan internet cepat, dan dapat diskusi dengan teman-teman berbeda
dengan perpustakaan. Perpustakaan memiliki peraturan ‘Tidak Boleh Berbicara’ sehingga
tidak dapat berdiskusi di dalam ruangan elib.
Dyana menambahkan, software yang dimiliki Coco lebih lengkap dibandingkan ruang
elib perpustakaan. Akan tetapi, Coco
tidak memiliki waktu yang lebih lama daripada perpustakaan. Dyana berkata bahwa
jika ia menggunakan komputer untuk mengerjakan tugas atau tugas dadakan. Hal
ini yang menjadikan perbedaan antara kedua ruangan tersebut. Ada plus minusnya
menggunakan kedua ruangan tersebut tergantung dari kebutuhan yang dimiliki dari
tugas mahasiswanya.
Apakah
persediaan komputer dan informasi sudah baik atau belum? Dilihat dari ruangan
Coco dan ruangan elib perpustakaan
masih ada kekurangan dan memang dibatasi dalam penggunaannya karena tidak
setiap hari petugas menjaga dan bekerja penuh. Terkadang beberapa komputer
tidak bekerja dengan baik ada pula yang komputernya mati. Belum lagi penggunaan
internet atau wifi yang disediakan
fasilitas sering lemot. Oleh karena itu, perlunya pembaruan atau perbaikan pada
setiap komputer yang disediakan baik dalam ruang Coco atau ruang elib. Perlunya pengoptimalkan fasilitas
yang disediakan Unair terutama komputer-komputer di perpustakaan ataupun ruang
coco Fisip.



0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda